Lantamal VII Dukung Program “Jumat bersih”

Kupang, – Lantamal VII Kupang melakukan aksi bersih-bersih sampah dalam rangka mendukung program Pemerintah NTT “Jumat Bersih” di Kota Kupang, setelah ditetapkannya ibu kota provinsi berbasis kepulauan itu sebagai kota terkotor.

Asisten Potensi Maritim Lantamal VII Kolonel Marinir Sugiharto kepada wartawan di sela-sela aksi bersih-bersih itu di Kupang, Jumat (1/2) mengatakan, pihaknya melibatkan berbagai pihak, tidak hanya TNI AL, tetapi pihak kepolisian serta masyarakat dan sejumlah instansi yang ada di sekitaran kawasan Bolok dan Tenau.

“Kita ingin agar Kupang ini bersih, dan kita ingin agar image Kupang sebagai salah satu kota sedang terkotor dapat dihilangkan saat penetapan Adipura lagi,” katanya.

Ia menjelaskan ada kurang lebih 700 orang yang turun dalam melakukan aksi bersih-bersih itu, yang lokasinya di sepanjang jalur kilometer 40 yang merupakan jalan menuju ke Bandara El Tari Kupang.

Sementara itu, Kepala Dinas Potensi Maririm Lantamal VII Letkol Laut (P) Dovian Isjafrin mengatakan lokasi pembersihannya ada di empat lokasi, sehingga dilakukan pembagian kelompok.

“Ada sekitar 7 ton sampah yang diangkut menggunakan delapan truk dari dinas kebersihan baik Kota Kupang dan Lantamal VII Kupang,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya sudah menbuat tanda larangan membuang sampah sembarangan di sepanjang jalur Km 40 itu.?

? ?Antonius, warga Kecamatan Alak, mengaku selama ini memang merasa terganggu dengan sampah-sampah yang menumpuk di kawasan itu.

“Dengan pembersihan hari ini, tentunya membantu kami masyarakat di sekitaran daerah ini terhindar dari penyakit, khususnya masalah penyakit demam berdarah atau DBD yang saat ini sedang meningkat di Kota Kupang,” tambah dia.

Hadir dalam kegiatan ini yaitu Asisten Operasional Dan Lantamal VII, Asisten Intelijen Danlantamal VII, Danpomal Lantamal VII, Danyon Marhanlan VII, Kapolsek Alak, Babinsa Koramil Alak, ?Dinas Kebersihan Kota Kupang, Camat Alak, Camat Maulafa, serta perwira Lantamal VII. (Ant)